artikel ini merupakan tugas kuliah saya, yang terdapat pada komunikasi.us
Berbicara
tentang Budaya, Tekhnologi dan media baru memang saling berkaitan satu sama
lain saat ini, sebelum kita berbicara panjang mengenai hal tersebut, kita harus
mengerti dahulu apa itu budaya, menurut saya sendiri budaya adalah bagaimana
seseorang menjalani kehidupan sehari-hari dengan cara tertentu yang sudah di
miliki bersama oleh sekelompok masyarakat yang di wariskannya budaya tersebut
dari generasi ke generasi , nah budaya ini juga terbentuk dari banyak unsur
termasuk sistem agama dan sistem politik. Berkomunikasi dengan bahasa tertentu
juga termasuk salah satu budaya yang di miliki oleh manusia, dengan itu manusia
yang berkomunikasi dengan bahasa yang
berbeda budaya akan menyesuaikannya, karena itu, budaya itu sendiri di wariskan bukan karena
faktor genetis melainkan budaya itu dipelajari dan kita sebagai manusia yang
berkecimplung pada budaya harus menyesuaikan diri dengan budaya yang semakin
berubah.
Tekhnologi
menurut saya adalah suatu alat yang di ciptakan oleh manusia yang memberikan
nilai untuk umat manusia, tekhnologi ini diperlukan untuk kelangsungan hidup
manusia. Dengan tekhnologi ini juga untuk mempermudah kita dalam menjalankan
hidup, contoh munculnya tekhnologi komputer yang memudahkan umat manusia dalam
bekerja atau munculnya suatu alat transportasi seperti pesawat terbang yang
bisa mengantarkan kita ke tempat yang jauh sekali pun dengan waktu yang cepat
yang tidak bisa di jangkau oleh kendaraan lain dan munculnya media televisi
yang berbasis audio visual yang akan
memudahkan kita mendapatkan informasi dari berbagai daerah bahkan
mancanegara.
Seperti yang
di kemukakan dalam buku The Culture of Technology, di Amerika Utara telah
menciptakan mobil salju, mobil salju ini di kenalkan oleh Joseph Armand yang
telah sejak lama bereksperimen dengan kendaraan yang dapat berjalan di atas
salju sejak tahun 1920an, sejak munculnya mobil salju ini masyarakat Amerika
Utara telah menggunakannya untuk berbagai hal saat musim salju datang. Mobil
salju yang di ciptakan ini berhasil sukses sebagai perusahaan manufacturing
substansial. Penggunaan mobil salju yang di gunakan oleh masyarakat Amerika dan
Swedia yang bergam budaya telah memberikan gambaran mengenai tekhnologi dan
budaya yang menyatakan bahwa tekhnologi itu sendiri adalah budaya, moral dan politik
netral yang memberikan nilai-nilai pada sistem lokal yang dapat kita pergunakan
secara adil untuk mendukung berbagai gaya hidup yang berbeda-beda.
Nah dengan
semakin berkembangnya zaman dan tekhnologi yang semakin maju memberikan dampak
pada perubahan kebudaya kita saat ini, tekhnologi yang hadir seperti saat ini
telah menciptakan sub-sub budaya baru pada umat manusia seperti hal nya contoh
diatas mengenai mobil salju, mungkin kalau di Indonesia sendiri mobil salju
tidak akan di pergunakan karena di Indonesia sendiri tidak ada musim salju.
Contoh di Indonesia tekhnologi yang menjadi budaya saat ini mungkin penemuan
alat komunikasi atau tekhnologi komunikasi yang dapat membantu kita
berkomunikasi secara langsung dengan jarak jauh yaitu kehadirannya telepon genggam, dulu
sebelum ada nya telepon genggam, manusia menulis surat menyurat untuk berkomunikasi dengan orang yang jaraknya
jauh namun sekarang dengan mempunyai
telepon genggam kita dapat berkomunikasi dengan sanak saudara kita yang
jaraknya sangat jauh, kini semua masyarakat yang beragam budaya telah
meninggalkan budaya menulis surat dan telah menyesuaikan diri dengan tekhnologi
yang ada yaitu pengguanaan telepon genggam. Di temukannya alat untuk membajak
sawah, dahulu alat yang digunakan masyarakat Indonesia untuk membajak sawah
yaitu menggunakan sapi atau kerbau namun sekarang dengan munculnya tekhnologi
traktor, budaya membajak sawah dengan sapi atau kerbau sudah mulai ditinggalkan
dan beralih pada mesin traktor karena lebih mudah dan tidak perlu menggunakan
tenaga otot.
Berbicara
tentang tekhnologi yang semakin berkembang, kini sekarang munculnya new media
atau media baru yang menurut pandangan saya telah merubah drastis budaya
khususnya masyarakat Indonesia. Dengan munculnya tekhnologi internet dan
komputer yang semakin berkembang muncul lah yang di namakan dunia maya yang
sering kita sebut dengan sosial media. Sekarang ini sosial media semakin
merajalela ada berbagai macam media sosial yaitu facebook, twiteer, instagram,
path dll. Hampir semua masyarakat memiliki akun media sosial. Bisa kita rasakan
kini hampir semua yang kita jumpai di jalanan atau di tempat manapun pasti
memegang handphone dan di pastikan yang mereka lihat adalah sosial media, yang
lebih parah adalah budaya selfi atau memfoto diri sendiri lalu mempostingnya di
media sosial agar semua teman-teman di media sosialnya tahu. Fenomena tersebut
di pengaruhi oleh tekhnologi.
Perkembangan
tekhnologi dan media baru sekarang ini sangat berpengaruh terhadap
perubahan-perubahan persepsi dan nilai-nilai budaya yang ada di masyarakat,
masyarakat akan terseret pada arus budaya tekhnologi, perubahan nilai-nilai dan
tindakan di dalam kehidupannya ini jika tidak memiliki akar budaya yang kuat.
Dahulu kita jika ada tugas sekolah mencari buku di perpustakaan untuk mencari
informasi, namun sekarang dengan adanya internet kita dengan mudah mengetik
pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh guru ke dalam google search lalu semua
akan muncul dalam blog blog yang dibuat oleh orang lain, dan kita pun tanpa
fikir panjang meng copy nya sebagai jawaban tanpa tahu sumbernya dari buku
mana. Ada beberapa yang menyalahgunakan
tekhnologi internet seperti contohnya penipuan, bahkan yang marak sekarang ini
adalah prostistusi yan berbasis online.
Bisa di simpulkan perkembangan teknologi media
baru memberikan dampak positif dan negatif terhadap budaya kehidupan masyarakat
khususnya di Indonesia, dampak positifnya telah disampaikan pada contoh diiatas
yaitu dapat memudahkan dan mempercepat acces informasi, penyampaian informasi,
mempermudah menyelesaikan pekerjaan dan tugas sekolah maupun kuliah,
mempermudah komunikasi dan mempermudah acces transportasi. Adapun dampak
negatif dari tekhnologi media baru yaitu meningkatnya kejahatan, kekerasan dan
pornografi sudah menjadi hal biasa saat ini, internet dijadikan untuk penipuan
secara online contohnya kasus transaksi online, kasus prostistusi online yang
semakin merajalela, munculnya budaya plagiarisme atau yang sering disebut
menjiplak karya orang lain dan maraknya perjudian online.
Peran
pemerintah disini sangat dibutuhkan untuk mengatur pengaturan tata cara
menggunakan dan pemanfaatan tekhnologi media baru yang semakin berkembang pesat agar tidak di salahgunakannya
tekhnologi ini untuk hal-hal yang
merusak kebudayaan dan moral bangsa. Pemerintah harus lebih memperhatikan hal
tersebut, bahwa pembudayaan tekhnologi adalah suatu proses peralihan sikap dan
perilaku untuk mendorong penguasaan
pengetahuan bagi masyarakat. Keberhasilan suatu bangsa dalam menghadapi
perubahan teknologi yang sangat pesat tergantung pada budaya tekhnologi
masyarakat itu sendiri, yaitu dari aspek praktik penggunaan tekhnologi dan
penguasaan pada ilmu pengetahuan tentang teknologi. Kemajuan sebuah masyarakat
melalui teknologi dengan memiliki akar budaya yang kuat, penyediaan nilia-nilai
serta sikap yang sesuai dengan kebudayaan yang ada, dengan itu kita harus mampu
memanfaatkan tekhnologi dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya.
referensi : arnold pacey "The Culture of Technology"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar