Kisah yang dialami warga Jakarta Timur.
Kejadian ini dialami beberapa belas tahun yg lalu.
"Pocong jadi jadian "
Tono adalah salah satu pemuda di daerah itu, jika sedang libur kuliah Tono sesekali pulang kerumahnya yang ada di bilangan Jakarta Timur tepatnya daerah X. Hari ini adalah hari terakhir ujian UAS di kelasnya, Tono berencana untuk pulang kerumah, Dy kuliah di salah satu universitas yang ada di daerah Bogor, Dy pun tinggal di mess yang disediakan oleh kampusnya.
Sore itu Dy langsung mencari bus yang akan membawanya ke Jakarta, tak sabar ia ingin segera pulang kerumah, kangen masakan ibunya yang enak itu. Singkat cerita Dy pun sampai Jakarta agak malam, gang rumahnya terlihat sepi malam itu, pos ronda diujung gang juga tidak ada yg berjaga
"Sepi banget ini gang, perasaan belum malam2 banget " gumam Tono sambil melanjutkan berjalan kaki menuju rumahnya.
Saat Dy berjalan, Dy melihat kearah pos kamling yang tepat bersebelahan dengan tiang listrik, dari kejauhan Tono melihat ada sosok seperti guling yg diikat berdiri di samping tiang listrik.
"Astagfirullah.. apaan itu " kata Tono sambil menegaskan penglihatannya kearah posronda.
Semakin lama Dy berjalan mendekati pos ronda, sosok itu semakin jelas terlihat.
Tono yang sedari tadi memandanginya, semakin penasaran.. namun saat mulai mau mendekati dan menegaskan apa yg ada di tiang listrik, sosok itu menghilang begitu saja.
"Loh.. qo gk ada ya .. " gumam Tono dalam hati sambil menggaruk kepalanya.
Tono tidak berpikir macam2 saat itu, Dy tidak perpikit juga bahwa itu pocong yg berkeliaran.
Sesampainya dirumah, Dy disambut oleh ibunya, ibunya sangat senang anaknya telah sampai rumah, dan menanyakan anaknya mau makan apa.
"Lee... Qm udh makan belum ? " Tanya ibu
" Belum, tadi Tono mencari nasigoreng bapak budi, tapi gk ketemu, padahal Tono kangen sekali sama nasigoreng bapak budi " jawab Tono sambil merebahkana diri keatas sofa
"Owh.. jadi qm pulang cuma kangen sama nasi goreng pak Budi toh.. bukan masakan ibu mu ini ? " Saut ibu sambil agak cemberut
"Hhhaaa.. bukan gitu Bu, Tono kangen sama masakan ibu, tapi kan ini udh malam, makananan ibu jga pasti udh ludes dimakan ade " jawab Tono menjelaskan
"Ngomong2 Ade kemana Bu?" Lanjut tono bertanya
"Ade mu yaa sudah tidur di kamarnya " jawab ibu
"Bu.. qo gang kita sepi bgt ya, padahal kan ini masih sore, trus tadi Tono melihat kyk ada guling wrna putih disamping tiang listri, entah Tono yg salah liat apa gmn.. pas di samperin udh gk ada" kata Tono menjelaskan.
Ibu hanya diam tidak menanggapi pertanyaan Tono, ibu malah mengalihkan pembicaraan.
"Jadi qm mau makan apa lek, ibu masakain nasi goreng aja ya ? Tanya ibu sambil berlalu ke dapur.
" Yee siibu orang blm di jawab, udh dijawab duluan Ama Dy.. " gumam Tono sambil melihat layar Hpnya.
Tono tak menaruh rasa curiga, dan Dy pun melupakan kejadian tadi.
Singkat cerita, setelah makan tono langsung pergi kekamarnya untuk tidur, kamarnya tampak terlihat rapi. Posisi kamar Tono terletak di lantai 2, dan jendela langsung menghadap kejalan depan rumahnya.
"Kangen juga sama kamar ini.. " kata Tono sambil memandangi mainan hotwells yang tersusun rapi dirak meja belajar nya dulu.
Tono merebahkan badannya diatas ranjang kecil miliknya dan terlelap dalam tidurnya, sekitar jam 1an Dy dikagetkan dengan Suara kucing yg meraung raung didepan rumahnya.
"Kenapa sih tuh kucing, ganggu tidur sja" gumam Tono sambil sdikit mengantuk
Lalu Dy menuju jendela kamar untuk memastikan apa yang terjadi dengan kucing itu, sambil sedikit mengantuk Dy membuka sdikit gorden jendelanya, betapa kagetnya saat Tono melihat diseberang jalan ada sesosok pocong yang sedang membelakangi rumahnya.. mulutnya terkunci , tak percaya apa yg Dy lihat.
Kemudian pocong itu hilang. Buru2 Tono menutup kembali gorden jendela kamarnya lalu kembali ketempat tidur dan menutupi wajahnya dengan selimut.
"Buset.. apa yg barusan q liat.. beneran gk sih itu pocong " gumam Tono bertanya2 dalam hati, tak terasa bajunya sudah basah dengan keringat.
Keesokan harinya tono pun langsung bercerita, kepada ibunya tentang kejadian semalam, saat Tono bercerita ibunya tidak kaget, malah mimik mukanya tampak biasa.
" Bu.. qo ibu malah biasa aja sih.. " tanya Tono
" Woiii anak manja udah dirumah toh.. " ledek adiknya yg baru keluar dari kamar.
" Kamu tuh kali anak manja... " Jawab Tono kesal
" Hhhaaa... Knp mas ? Qm didatangin sama pocong itu ya ? Tanya adik Tono sotoy
" Pocong itu !? Lohh.. qo qm tau Maslah pocong?" Tanya Tono heran
" Iya lah.. RT kita itu lagi diteror sama sesosok pocong tau mas.. dari kemarin itu kita dihebohin samaa bapak2 dan bbrpa orang yg lihat pocong Deket pos kamling "
" Hah... Serius ? Mas lihat pocong itu tadi malam di sebrang jalan depan rumah kita" jawab Tono semakin takut.
" Yaa lek, warga kita itu lagi dihebohin sama sosok pocong itu, udh bbrpa malam tidak ada warga yg berani ngeronda.. katanya mau tunggu bapak pulang dari luar kota, mau menyelidiki sosok pocong tersebut, kenapa pocong itu ada di gang RT kita ini.. " lanjut ibu menjelaskan
" Serem banget sih Bu... Dulu2 kayaknya gang kita aman2 aja deh."
" Yaa justru itu lek,.. pocong ini udah meresahkan warga " jawab ibu sambil menyiapkan makanan.
"Bapak keluar kota ngapain Bu, memang ada dinas ? " Tanya Tono
" Bukan lek, justru bapak keluar kota mau jemput Mbah man.. suruh ngusir itu pocong" jawab ibu.
"Sudah2.. mari makan... Ibu udah masakin masakan kesukaan qm ini,rendang jengkol, sayur lodeh... " Suru ibu sambil menyiapkan piring
Singkat cerita, bapak Tono pun tiba dijakarta bersama mbah man, tanpa berlama2.. warga pun sudah berkumpul dirumah pak RT, untuk merencanakan mengepung sosok pocong tersebut.
" Marih Mbah man, masuk " pak RT mempersilahkan Mbah man untuk masuk rumahnya yang sudah ada bbrpa warga yg lain .
Mbah man ini bisa dikatakan orang yg ahli dibidang perhantuan, beliau sudah terkenal di kampungnya sebagai orang yg lumayan sakti, beliau rela datang kejakarta karna bapak Tono yg meminta dan menjemputnya untuk kejakarta.
" Assalamualaikum" salam Mbah man
"Walaikumsalam" jawab warga yg ada dirumah pak RT
"Begini bapak2, saya sudah menerawang lingkungan sini, sosok pocong ini buka jin atau jelmaan, tapi sosok pocong ini adalah pocong jadi jadian, ada salah satu warga disini yang sedang menaiki ilmu hitam." Kata Mbah man menjelaskan
Warga yg mendengarnya langsung saling menatap satu sama lain, tidak percaya apa yg barusan mereka dengar dan bertanya2 siapa tetangga mereka yg menjadi pocong jadi2an itu.
" Astagfirullah.... " Saut pak RT dan bbrpa warga.
" Walaah siapa nih diantara kita yang lgi ngelmu ? " Tanya bapak Tono sambil matanya menyapu warga yg ada distu.
"Yaa udah dari pda kita penasaran, mending kita langsung cari dan uris aja itu pocong " kata salah satu warga.
"Ydh.. hayuu... " Saut warga yang lain seperti sudah merasa jengkel dengan pocong ini.
Tidak lama merekapun berjaga dipos ronda, ada jga yg berjaga di bbrapa titik yg diduga sering terlihat sosok pocong itu.
Saat berjaga, Tono hadir juga, padahal Dy penakut namun Dy dilanda penasaran.
Sudah hampir tengah malam, sosok pocong tersebut belum juga muncul.
" Pak.. mana nih pocong nya qo blm kliatan" tanya Tono kepada bapaknya
" Huss.. qm ini kayak LG tggu tukang nasi goreng aja... !" Bentak bapak kepada Tono
Pak RT yg sedari tadi melamun ikutan nyengir mendengar jawaban bapak tono.
"Yee bapak.. emang bener kan kita ini lagi tggu pocong.. " jawab Tono sambil cengengesan .
Tidak lama ada bapak2 yang sedang berlari sambil berteriak ..
"Pocong nyaa ada disana pak... Cepat kemari.... " Teriak bapak diujung gang
Sontak bapak2 yg ada dipos langsung berlari ,.. kemudian terlihat sosok pocong ada di depan rumah soerang warga.. namun tiba2 menghilang.. lalu terlihat lagi ada samping tiang listrik... Lalu menghilang lagi.
Mbah na langsung komat Kamit.. entah Dy sedang membaca apa, sosok pocong itu masih terlihat muncul dan lalu menghilang.. seperti sedang mencari jalan keluar.
"Pak.. q melihat pocong itu kalau di film loncat2.. qo ini ilang2an trus sih " kata Tono sambil matanya meperhatiakn kemana pocong itu pergi
" Haduhh qm ini berisik sekali Tono.. tadi qm gk sah ikut dirumah saja " kata bapak Tono menyuruh anaknya untuk diam.
Tono hanya nyengir, namun matanya seperti tidak berkedip, seolah Dy tidak ingin melewatkan momen yg ada.
Sudah banyak warga yang menyaksikan pocong tersebut, sepertinya malam ini adalah malam yg sial untuk pocong tersebut dan mungkin sedikit menyesal telah berkeliaran malam itu. 😁
Keesokan harinya, berburu pocong menjadi perbincangan hangat para ibu2 yg sedang membeli sayur, mereka saling berbagi cerita dan berdoa semoga tidak ada lagi kejadian yg serupa di lingkungan rumah mereka. Sedangkan Tono sudah kembali ke asrama kampus, dan dengan bangganya dypun menceritakan kepada teman2nya pengalaman nya berburu pocong saat liburan kemarin 😀
Singkat cerita.. sosok pocong itu sudah lama tidak terlihat lgi di gang tersebut, selang beberapa minggu, ada salah satu warga yang mendadak pindah rumah tanpa pamit.
Sekian
Terimakasih yang sudah mau membaca.✋
Tidak ada komentar:
Posting Komentar